BUKAN ALLAH GAK SETUJU, TAPI ALLAH SAYANG HAMBA-HAMBANYA

ketika sebuah kegiatan harus berjalan disebuah sekolah menengah pertama, yang nota bene sekolah para kaum nasrani. kami (dB team) melaksanakan sebuah kewajiban sebagai sekumpulan orang yang peduli dengan perkembangan kepanduan di indonesia dan kota bekasi pada khususnya. hujan mulai turun pukul 15.00 dan terus-menerus tanpa henti, hingga ketika kami melihat jam dinding di hadapan kami, waktu sudah menunjukan pukul 16.20. pertanyaan pun mulai menghantui kami sebagai seorang muslim, “Bagaimana kami melaksanakan sholat ashar ditengah kondisi hujan yang henti-henti dan kami berada di sebuah ruangan umat nasrani, sedangkan waktu ashar akan segera habis….????”

sebagai seorang muslim kucoba mengkonsultasikan kondisi kami pada seorang yang lebih tahu, terutama dalah hal keagamaan. kuraih telepon genggamku, dan ku hubungi seorang guru agama ditempat kubekerja..

dua kali ku hubungi, dan tiada jawaban dari orang-orang tersebut, hingga akhirnya kuhubungi orang ketiga. dan……
alhamdulillah berhasil…
kemudian kujelaskan kondisi sebenarnya tentang apa yang terjadi pada kami, hingga diapun berkata dan menjawab pertanyaanku :
“Bila memang kondisinya seperti itu, boleh melaksanakan sholat ashar ditempat itu [ruang kelas sekolah kaum nasrani]…?”

karena jawaban itu berasal dari orang yang memang ku anggap mengerti hal tersebut, maka kami ‘akan’ melaksanakan kewajiban kami sebagai seorang muslim di tempat itu..

meja-pun mulai kami rapihkan membentuk sebuah tempat untuk kami melaksanakan ibadah kami, yang kurang lebih 10 orang. kami tata dengan penuh keikhlasan agar kami dapat melaksanakan ibadah dengan khusyu, dan tepat pukul 16.40, jadilah sebuah tempat ibadah “dadakan”…

tanpa kami sadari, ternyata hujan berhenti…., dan kebimbangan-pun kembali memenjarakan kami walau hanya sesaat, “apa yang akan kami lakukan….????”

sepenggal suara datang ari balik belakang-ku : “bang, kalo emang berhenti, kenapa gak kita cari mushola dekat sini aja, mungkin gak sampe 5 menit…”

akhirnya kami memutuskan untuk meninggalkan tempat yang sudah kami tata sebagai “tempat ibadah dadakan”.

langkah akhirnya membawa kami menuju tempat ibadah “yang sebenarnya”…
belum 50 meter kami berjalan, pikiranku sejenak “aneh” dan berkata kepada (dB team) yang ada dalam perjalanan menuju ‘tempat ibadah sebenarnya’ :

“SEPERTINYA ORANG YANG MENGERTI TENTANG AGAMA MEMANG SETUJU DENGAN KITA UNTUK MELAKSANAKAN SAHLAT DIRUANGAN KAUM NASRANI ITU, TAPI ALLAH GAK SETUJU DENGAN TINDAKAN KITA SHOLAT ASHAR DITEMPAT ITU, HINGGA AKHIRNYA HUJAN DIA (ALLAH SWT.) BERHENTIKAN.
DAN SEPERTINYA BUKAN ALLAH GAK SETUJU DENGAN TINDAKAN KITA, TAPI ALLAH SAYANG SAMA HAMBA-HAMBA-NYA YANG SEPERTI KITA”

bekasi, 05062010
untuk dB-team

By : JS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s