Imajinasi 1

MAWARKU

 

Kemarin kulihat sekuntum mawar ditaman

kerinduan

Warnanya merah merekah, seperti senyum bibir

adikku, yang kutinggal dalam istana kedamaian

Daunnya hijau lebar

Bagai hamparan padang rumput dikaki bukit

dibelakang istana kedamaian itu

wanginya…. Laksana aroma syurga, yang dibawa

para bidadari dari langit

Pagi ini, kulihat mawar itu tertiup angin dari utara

Warnanya semakin cerah, saat dibasuh oleh sinar

matahari pagi, seperti wajah perempuanku yang

kutinggal dalam puri kebahagiaan

Daunnya tertutup tetesan embun fajar,

bagai kumpulan permata hijau,

yang ditutupi cairan kehidupan dari syurga

Aroma syurga yang dibawa bidadari

semakin kuat menusuk hidungku

Saat senja hari tiba

Aku ingin memetik mawarku itu, dan akan

kutaruh dalam kamar cintaku

bersama untaian-untaian kasih

yang kubawa dari dalam mimpiku

Saat ku tersadar

Ternyata senja sudah lewat bersama

angin sore itu

Kulihat ada kumbang yang hinggap

pada mawarku.

Aku diam dan bertanya :”Bisakah kumemetik mawarku itu ?”

Mawarku….

Kuakan menggapai citaku

Memetikmu,

dan menempatkanmu dalam kamar cintaku

bersama untaian-untaian kasih

yang kubawa dari dalam mimpiku

Mawarku…..

Kuakan menantimu.

 

Bekasi, 21 Agustus 2003

oleh : j. supratman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s