Imajinasi 11

GELAP, SUNYI, PENAT

 

Dalam gelap kuberharap

pada atap yang tak tetap

Dalam sunyi kusendiri

tiada arti dan tak pasti

Dalam penat kutersesat

tanpa surat yang kau pahat

 

Kau laksana embun pagi

yang membasuh wajah hidupku

Kau laksana kuntum Melati

yang mengharumi taman hidupku

Kau laksana semilir angin

yang menyejukan panas hidupku

 

Dalam gelap, kau bersinar

hingga atap jadi terang

Dalam sunyi, kau bernyanyi

hingga arti jadi pasti

Dalam penat aku menyurat

hingga aku tak tersesat

 

Bekasi, 5 Pebruari 2004

J.  Supratman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s