should start from ourselves

segala sesuatu harus dimulai dari diri kita sendiri, semua tanpa terkecuali. ketika kita ingin menyayangi dan mencintai orang lain, kita harus tahu, “apa kita sudah sayang dan cinta pada diri kita”. bisa dikatakan ‘percuma’ bila kita sayang sama orang lain, cinta sama orang lain, sedang diri kita sendiri terabaikan.

 

orang mau bilang bahwa diri kita ini :

  • egois
  • mau menang sendiri
  • narsis
  • gak peduli sama orang lain, atau
  • whatever-lah…

yang pasti mulai saat ini, kita harus menyayangi dan mencintai dir sendiri, sebelum nenyayangi orang lain.

 

ketika (mungkin) dahulu kita pernah sayang sama orang lain, pernah peduli dengan orang lain, perhatian dengan mereka, apakah mereka sayang?, apakah mereka peduli?, dan apakah mereka perhatian dengan diri kita?, bisa iya, dan mungkin lebih besar tidaknya, karena kondisi diri kita yang mungkin belum menyayangi diri sendiri.

 

so, sayangi, fahami, perhatikan dan cintai diri kita sendiri sebelum kita sayang, faham, perhatian, dan cinta dengan orang lain..

 

should start from ourselves

 

Oleh : J. Supratman, 1 November 2006

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s