Imajinasi 26

MENUNGGU AJAL

terbaring diatas tumpukan kapuk

wajah pucat tangan gemetar

diselimuti sehelai kain

diatas sebongkah balok es

dia tertidur

terpejam mata tak berkedip

menghadap keatas, kebatas

dinding

ditemani ketakutan diri

didalam kegelapan jiwa

dia berjalan

terkulai tubuh tak bergerak

tak ingat keluarga, tak kenal

sahabat

hanya bibir yang bergerak

berucap dua kalimat syahadat

nafas mulai surut

didalam kegelapan yang kini terang

dia menunggu, menunggu

malaikat datang

Bekasi, 1 Mei 2004

J. Supratman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s