Hal Menghakimi

Penduduk desa geger gara-gara seorang gadis cantik melahirkan bayi di luar nikah. Padahal selama ini si gadis dikenal shaleh dan selalu berbakti. Bagi kedua orang tua gadis itu dan penduduk desa, kejadian ini adalah aib yang memalukan. Mereka menanyai siapakah lelaki dari bayi itu. Dengan terisak-isak si gadis menyebut nama seorang lelaki yang ternyata adalah seorang bhikshu di desa itu.

Berbondong-bondong penduduk desa mendatangi biara tempat bhikshu itu tinggal dan meminta pertanggungjawaban si bhikshu. Namun, bhikshu itu diam saja tidak menjawab. Penduduk desa mulai kehilangan kesabaran dan membakar biara.

Mereka mengancam bila si bhikshu tidak mau mengaku juga maka, ia dan gadis akan dibakar. Akhirnya sambil merunduk penuh takjim si bhikhsu menjawab, “Baiklah, baiklah.”

Penduduk desa lega mendengar jawaban si bhikshu. Mereka meninggalkan bhiskhu dan gadis beserta bayinya di biara. Bhikshu itu lalu memungut bayi itu dan menyerahkan pada seorang wanita tua untuk dirawat dengan baik. Sedangkan si gadis kembali pada orang tuanya.

Setelah kejadian itu, penduduk desa selalu mencemooh dan menjauhi bhikshu.

Mereka tak mau lagi mendengarkan wejangannya. Namun, si bhikshu tetap tinggal sendirian di biara desa.

Setahun setelah kejadian itu, si gadis merasa tak kuat lagi menahan beban.

Akhirnya ia membuka semua rahasia yang ditutup-tutupinya selama ini. Ia mengaku bahwa sebenarnya ayah bayinya dulu itu bukanlah si bhikshu, namun pemuda lain.

Mendengar pengakuan si gadis itu, penduduk desa tercenung merasa bersalah.

Kembali berbondong-bondong mereka mendatangi si bhiskhu. Mereka bersimpuh menciumi dan meletakkan bunga di ujung kaki bhikshu sambil meminta maaf atas
kejadian yang lalu. Sambil merunduk penuh takjim si bhikhsu menjawab, “Baiklah, baiklah.”

Renungan : Bagi mereka yang TAHU maka cemooh ataupun pujian tak kan mengubah
pandangannya tentang dunia ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s