Tentang Kepemilikan

Anthony De Mello, S.J.

Di abad yang lalu, seorang turis dari suatu Amerika Serikat mengunjungi
seorang rabbi terkemuka di Polandia, Hafez Hayyim. Ia sangat terkejut
melihat bahwa kediaman rabbi itu hanyalah sebuah kamar sederhana yang
dipenuhi dengan buku. Satu-satunya perabot yang ada cuma sebuah meja dan
bangku.

“Rabbi, dimanakah perabotanmu?” tanya sang turis.

“Lha, perabotanmu dimana?” balas Hafez.

“Perabotan saya? Bukankah saya hanya seorang tamu saja di sini?”

“Oh, begitu juga saja,” jawab sang rabbi.

Pojok Renungan Editor: Semua yang kita miliki datang dan pergi. Itu pasti.

Bahkan kita pun datang dan pergi di bumi ini. Kita hanya singgah untuk
sebuah perjalanan lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s