SEUNTAI RINDU DALAM KALBU

SEUNTAI RINDU DALAM KALBU

 

Malam telah menuntunku pada saat dimana aku harus menghitung untaian rinduku padamu.

Seuntai rindu, yang tak kan mampu di ungkapkan lewat satu atau dua kata, bahkan ratusan kata.

Ditengah gelap gulitanya malam, selalu kunyanyikan untaian rinduku padamu lewat syair dan lagu yang aku sendiri tak tahu apa bisa terbayar untaian rinduku lewat itu.

Kadang kubayangkan kau hadir membawa lembaran-lembaran rinduku yang pernah ku serahkan padamu, lain hari lain waktu sebelum rinduku hari ini dan waktu ini.

 

Malam telah membawaku pada saat dimana aku harus terdiam memikirkan rinduku padamu.

Seuntai rindu, yang aku tak tahu kapan bias terungkap.

Bukan lewat satu atau dua kata, bahkan ratusan kata, melainkan lewat bersuanya aku dan kamu dalam satu waktu.

Di hadapan sebatang lilin, kembali kunyanyikan untaian rinduku yang penuh dengan alunan kasih padamu.

Hingga kadang harus ku lewati malam tanpa tahu apa yang aku lakukan selain dari pada merindumu di hari ini, di waktu ini.

 

Aku memang pernah berkata pada Tuhan bahwa

Cintanya aku bukan seperti cintanya anak Adam yang lain.

Bahkan selalu kunyanyikan rinduku padamu lewat do’a setelah sujud padaNYA,

“Tuhan, jadikanlah dia pendamping hidupku. Walau KAU tahu dia bukanlah yang pertama untukku, tapi jadikan dia yang terakhir untukku.”

 

Dan aku pun pernah berteriak ditengah malam buta

Tentang untaian rinduku yang tak kan cukup lewat alunan kasih dua atau tiga kata, bahkan ratusan kata, bahwa

Rindunya aku padamu hanya bisa terbayar lewat jutaan kata.

Walau sebenarnya aku sendiri tidak yakin atas pembicaraanku pada malam.

 

Dan dalam sepinya malam, aku selalu berkata pada Tuhan

Dalam do’a ku setelah sujud padaNYA di dua pertiga malam, bahwa

“Yaa Tuhan, perlu KAU ketahui bahwa untaian rinduku padanya yang sarat akan berjuta kata dan berjuta makna, akan terbayar nanti ketika aku bisa menjadi Imam untuk dia. Kasihku tercinta dan cintaku terkasih.”

 

 

Bekasi, 9 Maret 2012; 10.07 pm

Jaeni Supratman @jalaksena_ID

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s